Tottenham Hotspurs dan Prioritas

tottenham-hotspur dan prioritas

Tottenham Hotspurs dan Prioritas

Agen Sbobet Indo – Tottenham menyelesaikan musim 2012/2013 di posisi kelima Liga Premier Inggris, mereka harus merasakan sakit hati kehilangan tempat di Liga Champions untuk sekali lagi, meskipun musim lalu mereka memenangi pertandingan lebih banyak dari tim yang berada diatasnya. Musim depan klub akan menargetkan berada di posisi Liga Champions, tapi tidakkah mereka juga berpikir untuk memenangi piala domestic?

Melihat keuntungan financial bagi peserta yang berlaga di Liga Champions, kompetisi yang lain mungkin tak sebanding, akibatnya tak dianggap penting oleh klub-klub Inggris. Klub-klub yang menjadikan Piala Liga, Piala FA, dan Liga Eropa sebagai target hanya akan mendapati mereka melawan tim cadangan. Tim terbaik dari klub top di Inggris pasti dimaksimalkan untuk bermain di Liga Champions.

Maka sebuah pertimbangan yang rasional bila fokus Tottenham Hotspur adalah mendobrak tatanan dan menduduki posisi empat besar klasemen. Pendapatan akan meningkat dan akan membuat pemain seperti Gareth Bale merasa senang berlaga di pertandingan Eropa. Penampilan di Liga Champions juga dapat menjadi magnet penarik pemain-pemain top datang ke White Hart Lane.

Kendati demikian, Tottenham juga tak dapat memungkiri kenyataan bila mereka tidak memenangi satu trofi pun selain Piala Liga. Kemenangan di Piala Liga terakhir tahun 2008, adalah trofi terakhir Tottenham Hotspur. Spurs belum pernah memenangi FA Cup sejak tahun 1991. Bagi klub yang telah memenangi berbagai macam kompetisi piala domestic, tidak menganggap kompetisi selain Liga Premier Inggris adalah sebuah kesalahan.

Spurs dipastikan berupaya menguatkan skuad mereka musim panas ini, mereka akan menambahkan kedalaman pemainan, yang akan menjamin skuad London Utara melangkah lebih jauh di kancah liga Eropa, atau menambah peluang untuk memenangi piala domestic. Andre Villas-Boas adalah pelatih yang akrab dengan Liga Eropa, apalagi dia pernah menjuarainya, dengan sumber daya yang dimiliki seharusnya Tottenham Hotspurs bisa melangkah lebih jauh musim depan.

Problem yang dihadapai adalah masalah prioritas, begitu banyak laga yang harus dijalani, maka AVB harus mengistirahatkan pemain tertentu agar fresh dalam pertandingan liga Inggris. Kunci penting dari perjalanan Spurs adalah kemampuan mereka untuk mendatangkan pemain bagus musim panas ini, jadi mereka dapat berlaga dalam dua atau lebih kompetisi yang tersedia tanpa melemahkan peluang juara di kompetisi lain.

Paruh kedua Chelsea musim lalu adalah referensi yang dapat dibuat oleh Spurs bagaimana caranya mengurus sisa target di akhir musim. Rafa Benitez fokus pada prestasi di Liga Eropa, dan dia sukses mencapainya setelah menang melawan Benfica. Momen yang bersejarah bagi klub dan supporter terjamin, dan London Barat juga mendapatkan momentum untuk bertahan di peringkat ketiga klasemen hingga akhir musim.

Bagi tottenham Hotspur, keberhasilan musim depan adalah finish di posisi empat besar klasemen Liga Premier Inggris, ditambah dengan keberhasilan di kompetisi domestic. Untuk mencapai target ini, penguatan skuad dan rotasi yang cerdas oleh Andre Villas-Boas diperlukan.

Tentu fans the lilly whites tak mau melihat Arsenal merayakan St. Totteringham Day untuk dua dekade lebih beruntun. Apa yang terjadi akhir musim lalu harusnya menjadi pelajaran karena kegagalan rotasi dan minimnya stok pelapis yang hebat, maka skuad Spurs tak bisa menyelesaikan musim dengan keberhasilan. Menang melawan Arsenal di bulan Februari, Spurs malah melorot dan kalah beruntun diberbagai kompetisi semenjak Gareth Bale cedera. Bale memang penting, tapi sebuah tim harus bermain kolektif tanpa mengandalkan satu pemain saja.