Saya Telah Mengubah Mentalitas Napoli

Saya Telah Mengubah Mentalitas Napoli

Saya Telah Mengubah Mentalitas Napoli

Pelatih Napoli saat ini, Rafael Benitez, mengklaim bahwa dia lah yang telah mengubah mentalitas Napoli menjadi mentalitas kemenangan. Pelatih berusia 53 tahun tersebut telah membuat banyak perubahan positif selama enam bulan bertugas. Bahkan Benitez percaya bahwa akan ada perubahan yang lebih baik untuk timnya di tahun mendatang, tahun 2014. Pelatih asal Spanyol tersebut meyakini bahwa dialah yang telah mengubah mentalitas kemenangan Napoli. Napoli kini lebih ngotot dalam meraih kemenangan demi kemenangan. Dia yang baru melatih Napoli pada bulan Mei, artinya baru enam bulan berjalan dan bertugas di San Paoli dia ternyata bilang banyak perubahan positif di Napoli sejak musim panas lalu.

Partenopei saat ini duduk di posisi ketiga Liga Italia Serie A. Mereka tertinggal delapan poin dari pimpinan klasemen sementara, Capolista, Juventus. Setelah 16 pertandingan mereka juga masih unggul lima angka dari peringkat keempat yakni dari Si Ungu, La Viola, Fiorentina. Namun, Napoli secara tragis harus tersingkir dari Penyisihan Grup Liga Champions Eropa dan harus puas turun kasta ke European League karena hanya mampu menempati peringkat ketiga grup. Padahal mereka mengumpulkan 12 poin yang mana membuat mereka lebih baik dari pada seluruh runner up Grup Liga Champions Eropa musim ini kecuali Manchester City. Napoli harus kalah head to head dari Arsenal yang unggul gol tandang.

Benitez yang diwawancarai untuk pertandingan nanti malam, melawan Cagliari, menyatakan terkesan dengan tim barunya saat ini. Mereka telah menampilkan permainan yang melebihi panggilan peran mereka. Dia mengatakan kepada para wartawan yang hadir bahwa dia awalnya dihadapkan dengan permasalahan kehilangan duet maut Cavani dan Lavezzi tetapi kemudian bisa mengatasi masalah tersebut bahkan kini Napoli lebih kolektif. Berbeda dengan sebelumnya Napoli selalu mengadalkan duet mautnya tersebut untuk memecahkan kebuntuan. Akibatnya fatal, ketika Cavani dan Lavezzi dikunci maka permainan Napoli mati. Itulah yang membuat Napoli pada akhirnya gagal bersaing dengan juara bertahan Juventus.

“Keseimbangan dalam enam bulan ini di Napoli adalah berkat diriku. Aku telah mengubah mentalitas kemenangan mereka. Mereka kini sangat ngotot meraih kemenangan. Semua pemain bisa mencetak gol saat ini. Awalnya aku dihadapkan dengan permasalahan kehilangan Cavani dan Lavezzi. Mereka dijual satu paket untuk pergi ke Paris Saint Germain. Kemudian, kami mendatangkan Higuain. Masalah tidak hanya selesai bahkan lebih dari itu. Kami tidak terlalu bergantung kepada Higuain tetapi semua pemain dari pemain belakang hingga pemain depan semuanya bisa mencetak gol dan semuanya merasa dibutuhkan maka, tak ada kata lain dari diri mereka selain menang.” Kata Benitez dalam wawancara sebelum pertandingan Napoli akan berhadapan dengan Cagliari nanti malam.