Persegres Terobsesi Mengumpulkan Gol

persegres terobsesi mengumpulkan gol

Persegres Terobsesi Mengumpulkan Gol

Agen Sbobet Indo – Persegres Gresik akan memanfaatkan potensi terbaiknya ketika menghadapi PSPS Pekanbaru yang berstatus sebagai kandidat degradasi pada musim ini. Pertandingan yang akan berlangsung di Stadion Petrokimia ini membuat Persegres terobsesi untuk menciptakan gol sebanyak mungkin. Widodo C Putro selaku pelatih persegres mengatakan bahwa timnya akan bermain sangat ofensif untuk mendapatkan tiga angka.

Tim dengan julukan Laskat Joko Samudro ini memang layak diunggulkan ketika bertanding di depan supporter Ultras. Mereka bahkan diprediksi bisa mencatat skor besar bahkan berpotensi tinggal menghitung gol. Persegres akan membidik aspek mental PSPS yang turun karena rentetan hasil buruk. Ketika bertanding di lapangan, mental PSPS cepat drop ketika kebobolan. Hal itu terlihat jelas pada saat PSPS dikalahkan oleh Persib Bandung 0-4 pada pertandingan yang berlangsung sebelumnya. Widodo C Putro mengatakan bahwa kalau bisa Persegres harus mencetak gol sedini mungkin. Karena pemain PSPS selalu drop sesudah kemasukan gol terlebih dulu maka mereka harus fokus pada produktifitas karena mungkin PSPS akan bermain bertahan. Melihat pada dua pertandingan sebelumnya yang berlangsung di Jawa Timur, PSPS selalu tidak bisa mengembangkan permainan. Mereka hanya bermain di pertahanan dan sesekali saja melakukan serangan balik yang kurang berarti. Tidak mengherankan apabila mereka akhirnya dihajar oleh Persela Lamongan 9-1 lalu dikalahkan Persepam Madure United dengan skor 3-0.

Pelatih Widodo juga tidak meragukan daya gedor pasukannya meskipun kehilangan Aldo Baretto. Persegres berhasil mencetak empat gol dan sekaligus mengoleksi empat angka pada tiga pertandingan terakhir. Widodo yakin bahwa pertahanan PSPS bisa dibongkar oleh Shohei Matsunaga dkk. Pelatih itu juga menyatakan bahwa yang terpenting adalah sabar dan cerdik dalam mengatur serangan. Kemungkinan besar Persegres akan menampilkan kekuatan seperti pada saat mengalahkan Pelita Bandung Raya. Pola yang menjadi pilihan utama adalah 4-2-3-1 karena dianggap ada keseimbangan antara pernyerang dan barisan pertahanan. Formasi juga bisa menjadi 4-2-4 saat menghadapi tim lemah seperti PSPS.

Pelatih PSPS Afrizal Tanjung menjadi orang yang paling stres dengan kondisi yang dialami PSPS pada saat ini. Mereka harus menjalani tur di Jawa Timur dengan bekal yang buruk. PSPS telah dihajar Persib Bandung dan Persita Tangerang di kandang sendiri. Hal ini menjadi pukulan terakhir yang membuat tim dengan julukan Asykar Bertuah ini semakin tenggelam. Masih belum hilang dari ingatan Afrizal Tanjuang bagaimana Persela Lamongan menciptakan gol ke gawang PSPS hingga sembilan gol. Afrizal tidak mau kejadian itu terulang lagi walau untuk mencatat hasil lebih baik juga sulit. Bagi tim-tim ISL pada putaran kedua ini PSPS menjadi mangsa yang empuk. Adanya krisis finansial yang memaksa klub memakai pemain muda yang kurang pengalaman berimbas pada menurunnya prestasi dengan cukup drastis. Untuk meninggalkan posisi juru kuncil klasemen juga masih sangat sulit.