Barcelona Terlalu Perkasa Buat Getafe

Barcelona Terlalu Perkasa Buat Getafe

Barcelona Terlalu Perkasa Buat Getafe

Sergio Escudero mendapatkan ruang tembak yang cukup untuk mencetak gol pertama. Tendangannya bersarang di jala gawang Jose Pinto. Gerrard Pique dan Dani Alves hanya melongo saat gol pertama Getafe terjadi. Beberapa saat kemudian lini belakang Barcelona seolah tampil bagaikan patung, saat terjadi gol Lisandro Lopez yang menyundul umpan tendangan pojok. Lisandro berdiri bebas tak terkawal saat mencetak gol kedua untuk Getafe. Unggul dua gol melawan Barcelona ternyata tak cukup untuk memenangkan pertandingan. Tak ada tim lain di dunia yang memiliki kedalaman lini serang sebaik Barcelona, dan Pedro membuktikan hal itu, dia tak kalah dengan Messi dan Neymar dalam urusan menjebol gawan lawan. golnya yang pertama di pertandingan ini saat dia menerima umpan terobosan dari Cesc Fabregas, tendangan kerasnya tak bisa dijangkau Miguel Moya.

Gol Pedro yang kedua lahir saat dia menerima bola cantik dari Andres Iniesta. Dan sebelum babak pertama usai dia mencetak hat-trick, bola hasil kombinasi Fabregas dan Jordi Alba dia eksekusi dengan dingin. Hat-trick pada pertandingan ini membuatnya mencetak 10 gol di La Liga, dan membuatnya menjadi top skorer sementara Barcelona. Pedro sebenarnya memiliki kesempatan untuk mencetak gol keempat, tapi dia sudah berada di posisi off-side. Di babak kedua ganti Pedro yang memberi umpan bagi Fabregas yang mencetak gol keenamnya sepanjang musim ini. Gol itu menjadikan Pedro terlibat dalam empat gol Barcelona, dia juga terlibat dalam penalti di gol kelima. Fabregas yang mengeksekusi penalti tak menyia-nyiakan kesempatan untuk membawa Barcelona unggul 5-2 atas Getafe.

Kemenangan besar tersebut membawa Barcelona duduk di puncak klasemen dan menjadikan mereka sebagai raja paruh musim saat Natal berlangsung. Menghadapi tahun baru Barcelona harus memikirkan cara untuk menambal kelemahan mereka di lini belakang. Kelemahan antisipasi bola mati dan sepak pojok akan membuat Manchester City dengan senang hati mencetak gol dari sisi tersebut. Barcelona akan kembali diperkuat Neymar saat tahun baru, begitu juga dengan Messi. Namun mereka tak boleh melupakan kelemahan vital di lini belakang jika tak mau dipermalukan lagi dari bola mati, seperti saat melawan Bayern Muenchen musim lalu.

Data Pertandingan

Getafe: Moyá, Valera, Escudero, Mosquera, López, Delgado, Sánchez Gil, Fernández, Marica (Colunga 60), Lafita (Gavilán 80), Castro (Sarabia 72)

Pemain Pengganti : Lacen, Codina, López Gómez, Madera

Gol: Escudero 10, Lopez 14

Kartu Kuning : Mosquera, Delgado, Fernández

Barcelona: Pinto Colorado, Alves, Alba, Busquets (Bartra 89), Piqué, Mascherano, Sergi, Iniesta, Fábregas (Song 86), Sánchez, Pedro (Tello 80)

Pemain Pengganti : Montoya, Adriano, Paredes, Dongou

Goal : Pedro 34, 41 and 43; Fabregas 68, 72

Kartu Kuning : Alves, Busquets, Pique