Agen Sbobet Indonesia Hazard Sebagai Pemain Depan?

Hazard Sebagai Pemain Depan

Hazard Sebagai Pemain Depan?

Agen Sbobet Indonesia – Chelsea saat ini sedang dikabarkan memburu tanda tangan Wayne Rooney. Pengejaran mereka atas Rooney dapat dipahami karena mereka sudah gagal mendatangkan target utama mereka, Cavani dan Facao. Dua orang striker tajam di liganya masing-masing itu dapat dibajak dengan cantik oleh dua klub kaya baru dari Perancis.

Sebenarnya Chelsea sudah memiliki jawaban atas permasalahan di lini depan pada diri Lukaku. Kendati demikian, ada solusi alternative yang bisa digunakan Jose Mourinho bila pada kondisi tertentu dia mengalami kebuntuan atau ingin mengejutkan lawan dengan strategi baru. Dengan penampilan Fernando Torres dan Demba Ba, sulit untuk menghadirkan kejutan tersebut. Lantas apa dan siapa yang bisa digunakan Mourinho sebagai solusi di lini depan sekaligus menghadirkan kejutan bagi lawan mereka?

Hazard sebagai Penyerang, Hazard sebenarnya mencetak 20 gol di liga Perancis pada musim terakhirnya. Dia juga menjadi pemain yang mengkoleksi assist dengan jumlah banyak, 16, jumlah yang mendemonstrasikan kemampuannya sebagai pemain komplit yang bisa membangun serangan dan mencetak gol krusial. Musim lalu Hazard banyak bermain sebagai salah satu dari tiga orang gelandang serang dibelakang striker Chelsea, kebanyakan dia tampil disisi kiri. Namun dengan posisi tersebut, serta naluri serangnya yang tinggi dengan keterlibatan diwilayah lawan dalam waktu yang lama memberikan efek berat bagi Ashley Cole. Cole sangat kekurangan dukungan di wilayah sisi kiri pertahanan Chelsea karena tak mendapatkan bantuan dari Hazard yang terkadang berposisi jauh di depan, malah pada beberapa pertandingan, melawan Swansea misalnya, Hazard menjadi pemain dengan posisi terdepan, dia bahkan lebih maju daripada Torres.

Saat dia berposisi sebagai pemain terdepan, Hazard menjelma seperti seorang penyerang di era modern, menarik lawan dari sisi pinggir lapangan untuk kemudian terlibat ke sentral permainan. Karakteristik seperti ini sangat berbeda dengan Torres yang bertindak sebagai seorang poacher, Torres sangat jarang terlibat dalam link up play di lini tengah. Dengan karakteristiknya yang demikian, malah membuatnya sebagai striker yang tidak efektif, ini disebabkan tiga orang gelandang kreatif dibelakang Torres membutuhkan seorang striuker yang terlibat aktif dalam membangun serangan lebih kedalam, yang dengan gerakan tanpa bolanya mampu menarik perhatian lawan untuk menciptakan ruang kosong. Torres tak dapat melakukan tugas tersebut sebaik Hazard, yang bisa bergerak dimana saja saat membangun serangan.

Saat ini penyerang tengah tak harus pemain yang memiliki postur tinggi, kuat, atau bermain dengan fisikalnya. Malah Hazard yang bermain dengan gerakan yang mobile serta sentuhan ringan bisa bermain dengan lebih efektif dalam posisi di depan tiga gelandang serang Chelsea. Hazard juga melakukan percobaan tembakan ke gawang lawan lebih banyak daripada Torres, padahal dia sering bermain di posisi yang lebih dalam dari El Nino, dengan jumlah percobaannya sebanyak 2,4 tiap pertandingan, sedangkan Torres hanya 2 tiap pertandingan.

Kesimpulan, Seperti yang telah dibahas pada artikel sebelumnya, penyerang tengah di era modern tak harus pemain yang memiliki fisik kuat dan besar. Messi sebagai contohnya, adalah pemain yang mampu mengangkat Barcelona di posisi penyerang, dengan fisik yang kecil. Dia bisa membangun serangan dan memiliki peran bebas daripada penyerang tengah klasik. Hazard dapat melakukan hal serupa, 20 gol yang pernah dicetaknya di Ligue 1 mendemonstrasikan bahwa dia adalah pemain tajam di depan gawang lawan. dia juga pemain cepat dan percaya diri di berbagai sisi lapangan, yang sulit dilakukan Torres. So, berani mencoba Hazard, Mou? Agen Sbobet Indonesia