Agen Bola Derby Di Sicilia

Catania Calcio v US Citta di Palermo  - Serie A

Derby Di Sicilia

Agen Bola – Di jalanan Palermo, kota terbesar di Sicilia, bisa ditemukan slogan dari cat spray di tembok, “Forza Etna”. Forza berarti “Maju” dan Etna tentu saja gunung yang menjulang di kota Catania, rival paling mereka benci.

Pesan itu berasal dari ultras Palermo meminta gunung berapi yang terkenal di pulau itu untuk meletus lagi dan menghancurkan Calcio Catania. Di sinilah frase “sepakbola lebih dari sekedar permainan” menemukan manifestasi ekstrimnya. Menilik masa lalu, Catania dan Palermo sudah bermusuhan sejak ratusan tahun tentang yang mana yang merupakan kota besar di pulau itu. John Foot, penulis Calcio : The History of Italian Football mendeskripsikan rivalitas mereka sebagai sebuah “pertarungan politik” yang berakar dari kedua kota “beebut sumber daya di salah satu daerah paling miskin dan korup di Italia”. Untuk membedakan dengan hooligan di sepakbola Inggris, Foot menjelaskannya sebagai “kekerasan yang terorganisir di Sicilia”

Setiap derby dilaksanakan, selalu terjadi adu kekuatan di jalanan sekitar stadion. Derby Di Sicilia sebelumnya memang jarang terjadi hingga akhir-akhir ini, karena keduanya dalam sejarah memang sering berbeda kasta. Keduanya hanya bertemu sebelas kali di Serie A. Dengan kebangkitan klub-klub Sicilia baru-baru ini, kedua kota satu pulau yang memang sudah bermusuhan itu pun menemukan ajang  persaingan lagi. Kekacauan dan pertumpahan darah mewarnai laga di luar stadion.

Tahun 1999, seorang fan ditembak di luar stadion. Tiga tahun kemudian beberapa fans Rosanero harus dirawat di rumah sakit setelah terkena lemparan batu dari ultras Catania yang ditujukan kepada pelatih Palermo. Lalu pada 2007, terjadilah salah satu insiden paling tragis dalam sejarah sepakbola Italia. Waktu itu  tanggal dua Februari, Derby Di Sicilia pertama sejak 1963 yang dihelat di Serie A.

Di luar stadion Catania Stadio Angelo Massimino, terjadi perang gerilya antara polisi dan para suporter, digambarkan oleh kepala polisi setempat sebagai ”seperti Lebanon”. Ultras menghujani polisi dengan batu bata. Saat pertandingan dimulai, fans Palermo tidak bisa masuk ke stadion Massimino di babak pertama, dan begitu masuk mereka dihujani kembang api oleh ultras Rossaazzuri. Sungguh merupakan catatan buruk sepak bola mengenai kejadian ini, para perdukung telah berbuat anarkis dan memancing keributan. Memang sebuah derbi akan memancing emosi para pendukung masing-masing tim karena mereka sangat mencintai tim pujaan mereka. Agen Bola